Kolaborasi dengan Propan, Mahasiswa Desain Interior UPN Veteran Jatim Tingkatkan Kompetensi Finishing Material melalui Praktikum Industri

Surabaya, 16 April 2026 – Program Studi Desain Interior Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan Praktikum Kuliah Tamu Mata Kuliah Material dan Aplikasi Interior bekerja sama dengan Propan, salah satu perusahaan terkemuka di bidang pelapis dan finishing material bangunan. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Pusat Kreasi Cipta Nusantara (PKCN) ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang menghubungkan teori akademik dengan praktik industri secara langsung.

Praktikum ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai proses aplikasi material finishing dalam desain interior. Dalam dunia profesional, pemahaman terhadap material tidak hanya berhenti pada aspek spesifikasi dan estetika, tetapi juga mencakup teknik aplikasi yang tepat untuk menghasilkan kualitas akhir yang optimal.

Melalui kolaborasi dengan Propan, mahasiswa memperoleh kesempatan belajar langsung dari praktisi industri mengenai berbagai jenis material finishing, standar kerja profesional, serta prosedur aplikasi yang umum diterapkan pada proyek interior. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan mahasiswa pada kondisi kerja nyata sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia profesional setelah lulus.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dasar-dasar finishing, jenis produk pelapis, serta proses aplikasi yang sesuai dengan standar industri. Narasumber dari Propan menjelaskan berbagai tahapan yang harus diperhatikan dalam proses finishing, mulai dari persiapan permukaan material hingga teknik pelapisan yang memengaruhi kualitas dan daya tahan hasil akhir.

Setelah sesi teori, mahasiswa mengikuti demonstrasi langsung mengenai proses finishing kayu. Pada tahap ini, narasumber memperagakan teknik pemolesan, penggunaan material pelapis, serta aplikasi finishing menggunakan spray gun. Demonstrasi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai prosedur kerja yang biasa dilakukan dalam industri desain interior dan manufaktur furnitur.

Antusiasme mahasiswa semakin terlihat saat memasuki sesi praktik langsung. Peserta tidak hanya mengamati proses yang diperagakan, tetapi juga mencoba sendiri berbagai teknik finishing pada media kayu lapis di bawah bimbingan narasumber dan dosen pendamping. Melalui pengalaman praktik tersebut, mahasiswa dapat memahami tantangan teknis yang sering ditemui di lapangan sekaligus mempelajari cara menghasilkan kualitas finishing yang baik sesuai standar industri.

Sebanyak 59 mahasiswa dari kelas A, B, dan C Mata Kuliah Material dan Aplikasi Interior mengikuti kegiatan ini dengan tingkat partisipasi yang tinggi. Interaksi aktif melalui diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memperdalam kompetensi teknis yang mendukung profesi desainer interior.

Kegiatan praktikum ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai hubungan antara teori material interior dan implementasinya di lapangan. Selain memperoleh keterampilan teknis dalam proses finishing, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai standar kerja industri, kualitas produk, serta pentingnya ketelitian dalam setiap tahapan pengerjaan material interior.

Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, Program Studi Desain Interior UPN “Veteran” Jawa Timur terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kemampuan konseptual dan desain, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang siap diterapkan dalam dunia kerja profesional.

Mendukung Pencapaian SDGs

Praktikum Kuliah Tamu Material dan Aplikasi Interior bersama Propan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyediaan pengalaman belajar berbasis praktik yang meningkatkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Nomor 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha.