Mojokerto, 25 Mei 2026 – Program Studi Desain Interior Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan Field Study Interior (FIT IN) #9 dengan tema “Pengenalan Ekosistem Kerja dan Standar Mutu Industri SUN POWER CERAMIC”. Kegiatan ini dilaksanakan di PT. Sun Power Ceramics, Mojokerto, dan diikuti oleh 72 peserta yang terdiri dari 66 mahasiswa serta 2 dosen pendamping.



Kegiatan kuliah lapangan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia usaha dan dunia industri (DUDI), khususnya pada bidang material interior. Sebagai calon desainer interior, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori dan konsep desain, tetapi juga perlu mengenal karakteristik material serta proses produksi yang mendukung penerapannya dalam proyek nyata.
PT. Sun Power Ceramics dipilih sebagai lokasi kunjungan karena merupakan salah satu produsen keramik terkemuka yang menerapkan teknologi modern dan standar mutu tinggi dalam proses produksinya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung bagaimana material keramik dan granit diproduksi hingga menjadi produk flooring yang siap digunakan pada berbagai kebutuhan desain interior.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi Company Profile dan Sharing Session, di mana peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejarah perusahaan, perkembangan industri keramik, tren desain terkini, serta standar kualitas yang diterapkan oleh perusahaan. Sesi ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai ekosistem kerja profesional dalam industri manufaktur material bangunan dan interior.


Selanjutnya, mahasiswa mengikuti Factory Tour untuk mengamati secara langsung proses produksi keramik dari hulu hingga hilir. Peserta diajak melihat tahapan pengolahan bahan baku, proses pencetakan, pembakaran, finishing, hingga pengemasan produk. Pengalaman ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pengendalian mutu (quality control) dalam menghasilkan produk yang memenuhi standar industri.





Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengikuti sesi Material Showcase and Hands-on Experience di showroom perusahaan. Pada sesi ini peserta dapat mengamati dan merasakan langsung berbagai jenis keramik dengan karakteristik permukaan yang berbeda, seperti matte, glossy, dan satin. Mahasiswa juga mempelajari keunggulan, keterbatasan, serta rekomendasi aplikasi material pada berbagai kebutuhan ruang interior.



Melalui kegiatan FIT IN #9, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang menghubungkan teori elemen pembentuk ruang yang selama ini dipelajari di perkuliahan dengan kondisi nyata di industri. Kegiatan ini juga membantu mahasiswa memahami bagaimana memilih material yang tepat berdasarkan aspek estetika, fungsi, kualitas, keamanan, serta ketersediaannya di pasar.
Ketua panitia kegiatan, Ardian Jaya Prasetya, S.T., M.Ds., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah lapangan menjadi salah satu sarana penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Dengan melihat langsung proses industri, mahasiswa dapat memahami standar kualitas yang harus diperhatikan dalam setiap proses perancangan interior.
Kegiatan FIT IN #9 berhasil memberikan pengalaman berharga bagi peserta dalam mengenal ekosistem kerja industri manufaktur sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan material interior modern. Diharapkan pengalaman ini mampu menginspirasi mahasiswa untuk menghasilkan desain yang lebih inovatif, fungsional, dan sesuai dengan kebutuhan industri serta perkembangan tren desain interior masa kini.
Dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
Pelaksanaan FIT IN #9 mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penyelenggaraan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan berbasis pengalaman nyata. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDGs Nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur dengan memperkenalkan teknologi manufaktur modern serta standar mutu industri kepada mahasiswa sebagai calon profesional di bidang desain interior.
